BANDA ACEH – Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (MPSPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala berkomitmen penuh dalam meningkatkan mutu tata kelola melalui penyelarasan target strategis institusi. Hal ini ditegaskan melalui partisipasi aktif Koordinator Program Studi MPSPT dalam kegiatan Sosialisasi Penyusunan Draft Kontrak Kinerja Direktur dan Koordinator Program Studi yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana USK pada Kamis, 2 April 2026.
Bagi Prodi MPSPT, penyusunan kontrak kinerja ini merupakan instrumen krusial untuk memastikan setiap rencana kerja prodi selaras dengan visi Universitas Syiah Kuala menuju World Class University (WCU).

Fokus pada Indikator Kinerja Utama (IKU)
Dalam forum tersebut, Prodi MPSPT bersama pengelola program studi lainnya di lingkungan Sekolah Pascasarjana membahas secara komprehensif indikator-indikator utama yang akan menjadi acuan kinerja selama tahun 2026. Fokus utama yang menjadi perhatian Prodi MPSPT meliputi:
- Peningkatan kualitas dan ketepatan waktu kelulusan mahasiswa.
- Produktivitas publikasi ilmiah internasional bereputasi.
- Penguatan kerja sama strategis di tingkat nasional maupun internasional dalam bidang pengelolaan pesisir.
Mewujudkan Tata Kelola yang Akuntabel
Direktur Sekolah Pascasarjana dalam arahannya menekankan bahwa kontrak kinerja ini adalah bentuk komitmen pimpinan prodi untuk menerjemahkan visi universitas ke dalam rencana kerja yang terukur dan realistis. Prodi MPSPT menyambut baik hal ini sebagai upaya mewujudkan tata kelola program studi yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata.

Melalui sosialisasi ini, Prodi MPSPT akan segera melakukan finalisasi dokumen kontrak kinerja yang mencakup indikator utama, target capaian, serta mekanisme evaluasi berbasis kinerja yang ketat. Langkah ini diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing Prodi MPSPT sebagai pusat keunggulan studi pesisir terpadu di tingkat global.
Kegiatan yang berlangsung secara interaktif diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penyusunan rencana tindak lanjut untuk memastikan seluruh dokumen kontrak kinerja siap difinalisasi tepat waktu.

Comments are closed