Banda Aceh, 28 Agustus 2026 — Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (MPSPT) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan perkuliahan Metodologi Penelitian Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 pada *Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 08.00–10.30 WIB. Perkuliahan berlangsung dalam suasana interaktif dan diikuti oleh *11 mahasiswa.
Kuliah kali ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z.A., S.Pi., M.Sc. sebagai pengajar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perkuliahan Metodologi Penelitian yang sebelumnya telah diawali dengan kuliah perdana pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Mata kuliah Metodologi Penelitian dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan dalam merancang serta melaksanakan penelitian ilmiah, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya pesisir secara terpadu. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dalam mengidentifikasi permasalahan penelitian, menyusun kerangka pemikiran, menentukan metode penelitian yang tepat, serta merancang penelitian yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Tim pengajar mata kuliah Metodologi Penelitian selain Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z.A., S.Pi., M.Sc., juga terdiri atas Dr. Ir. Muhammadar, S.T., M.P. dan Dr. Ir. Ichsan Setiawan, S.Si., M.Si. Ketiga pengajar akan secara bergantian memberikan materi dan pendampingan kepada mahasiswa selama semester berlangsung.
Perkuliahan Metodologi Penelitian dilaksanakan setiap hari Jumat dan dijadwalkan berlangsung hingga 4 Desember 2026. Dengan pola pembelajaran yang melibatkan diskusi dan pengembangan rancangan penelitian, mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan proposal tesis secara lebih terarah dan berkualitas.
Kegiatan perkuliahan ini sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung visi Program Studi MPSPT USK dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan riset, serta mampu memberikan kontribusi terhadap pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut yang berkelanjutan.
SDGs: Kegiatan ini relevan terutama dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 14 (Ekosistem Lautan) melalui penguatan kapasitas pendidikan dan penelitian di bidang pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut.

Comments are closed