Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali meluluskan mahasiswa internasional dari Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (MPSPT), Sekolah Pascasarjana. Mahasiswa tersebut adalah Kebba Nyang, yang berasal dari Gambia dan menempuh konsentrasi Studi Hidrografi.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting dalam perjalanan akademik Kebba di bidang pengelolaan wilayah pesisir dan hidrografi. Ia menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan menyelesaikan studi magisternya setelah melalui berbagai proses akademik yang menantang.

“Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan studi Magister di USK. Ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang penuh usaha dan pembelajaran,” ungkapnya.

Selama masa studi, Kebba menjalani berbagai aktivitas akademik, mulai dari penelitian, kerja lapangan, hingga analisis hidrografi yang intensif. Ia juga mengakui bahwa proses tersebut menuntut dedikasi tinggi, termasuk menghadapi tekanan akademik dan tantangan fisik.

Sebagai mahasiswa internasional, Kebba juga harus beradaptasi dengan lingkungan baru yang jauh dari keluarga. Namun, pengalaman tersebut justru membentuk kemandirian dan ketangguhan dirinya selama menjalani pendidikan di Indonesia.

Dalam penelitiannya, Kebba mengkaji dampak pembangunan infrastruktur pelabuhan terhadap perubahan morfologi dasar laut dan dinamika sedimen, dengan studi kasus di Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Banda Aceh. Penelitian tersebut memanfaatkan data survei hidrografi dari tahun yang berbeda untuk mengidentifikasi perubahan kondisi dasar laut, termasuk fenomena erosi dan penggerusan di sekitar area pelabuhan.

Hasil kajian menunjukkan bahwa interaksi antara faktor alam dan aktivitas pembangunan memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi dasar laut. Temuan ini dinilai penting dalam mendukung keselamatan navigasi serta keberlanjutan operasional pelabuhan.

Selain itu, penelitian tersebut juga menekankan pentingnya pemantauan batimetri secara berkala serta pengelolaan sedimen yang tepat guna mendukung pembangunan pesisir yang berkelanjutan.

Dalam proses penyusunan tesis, Kebba dibimbing oleh Dr. Ir. Ichsan Setiawan, S.Si., M.Si. dan Dr. Ir. Muhammadar, S.T., M.P., serta diuji oleh Dr. Faisal, S.Si., M.Sc. dan Dr. Zulkarnain, S.Si., M.Si.

Kebba menilai pengalaman studinya di USK sebagai proses yang sangat berharga dan memberikan dampak positif bagi pengembangan dirinya, baik secara akademik maupun personal.

Ia juga mengapresiasi lingkungan akademik di USK yang dinilai mendukung, inklusif, dan kondusif bagi mahasiswa internasional untuk berkembang.

Categories:

Tags:

Comments are closed