BANDA ACEH – Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (MPSPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas akademik, salah satunya melalui pengayaan koleksi buku di ruang baca prodi. Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari para alumni yang secara aktif mendonasikan karya-karya tulis mereka untuk menjadi referensi penting bagi mahasiswa dan peneliti di lingkungan MPSPT.

Kekuatan literasi di MPSPT semakin kokoh dengan hadirnya karya dari Surya Dharma yang diserahkan pada Sabtu, 26 April 2025. Beliau menyumbangkan buku berjudul “Biota Perairan Dilindungi dan Terancam Punah di Wilayah Aceh”, sebuah karya yang sangat relevan bagi pengembangan ilmu di MPSPT, terutama dalam kajian konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati di Aceh. Kontribusi berharga ini juga melengkapi koleksi referensi yang sebelumnya telah diserahkan oleh Muhammad Iqbal pada Kamis, 29 Februari 2024, melalui buku bertajuk “Transportasi dalam Goresan Pena Bersama Dinas Perhubungan Aceh”. Buku tersebut memberikan wawasan mendalam mengenai keterkaitan transportasi dengan tata ruang lahan, yang merupakan salah satu pilar kajian utama di MPSPT.

Pihak Program Studi MPSPT, Dr. Faisal, S.Si,M.Sc selaku koordinator Program studi mengapresiasi tinggi inisiatif para alumni yang telah berbagi ilmu melalui karya-karya autentik ini. Kehadiran referensi lokal yang spesifik ini diharapkan mampu memberikan perspektif lapangan yang lebih nyata bagi mahasiswa MPSPT dalam menyusun tugas akhir maupun riset-riset strategis lainnya. Dengan dukungan literasi yang terus berkembang, MPSPT optimis dapat terus melahirkan lulusan yang kompeten dan responsif terhadap tantangan pengelolaan lahan di masa depan.

Categories:

Tags:

Comments are closed